Memenuhi Permintaan Pasar, Vainglory Bersiap Luncurkan Format 5v5

(sumber: duniagames.co.id)

(Affandy Yusuf Iskandar)

Tak bisa dipungkiri bahwa game yang ada pada masa jayanya sekarang adalah game MOBA (Multiplayer Online Battle Arena). Genre game ini diinisiasi oleh World of Warcraft, yang melahirkan game baru bernama Defends of the Ancients (DotA). Dari game tersebut muncul game-game baru terutama pada platform mobile. kebanyakan game-game itu mengusung mode 5v5, yang berarti 5 lawan 5.

Seperti yang dilansir dari liputan6.com, General Manager of Asia Pacific Super Evil Megacorp, Taewon Yun, mengakui modus permainan 5v5 merupakan fitur yang paling banyak diminta para pemain. Karena itu, ia mengungkapkan pihaknya kini tengah menggodok modus permainan tersebut.

Vainglory, yang merupakan produk dari Super Evil Megacorp, adalah game  mobile bergenre MOBA yang mengusung modus permainan 3v3. Modus itu dipilih karena dianggap paling sesuai untuk dimainkan di perangkat mobile. Dengan hanya tiga pemain, gameplay dapat dilakukan lebih intens dan tak membutuhkan waktu lama.

Namun sejak game-game mobile MOBA lain yang berformat 5v5 bermunculan, konsumen cenderung membalik badan karena dinilai lebih memuaskan. Maka dari itu, untuk memenuhi permintaan pasar yang menghendaki Vainglory berformat 5v5, Super Evil Megacorp akhirnya unjuk tangan.


Taewon Yun, saat saat konferensi pers kompetisi Vainglory tingkat Asia Tenggara di Jakarta, Kamis (7/9/2017)
(sumber: tekno.liputan6.com)

Dilansir dari liputan6.com, "Vainglory pada dasarnya game mobile MOBA 3v3, tapi kini banyak pemain yang meminta modus 5v5. Karenanya, kami berencana untuk menghadirkan modus serupa pada akhir tahun ini," ujarnya saat konferensi pers kompetisi Vainglory tingkat Asia Tenggara di Jakarta, Kamis (7/9/2017).

Format 5v5 yang dimiliki oleh Vainglory ini akan berbeda jauh dari apa yang ada sekarang. Pengembang berusaha merombak seluruh peta dan gameplay yang mulanya ditujukan untuk format 3v3. Rencananya, peluncuran format 5v5 Vainglory akan diumumkan pada 17 Desember 2017.

Komentar