WARNA-WARNI kreasi peserta dari
berbagai usia dan daerah di Indonesia terlihat ramai menghiasi atrium Mall Kota
Kasablanka. Kejuaraan yang paling dinanti oleh pecinta Gundam Tanah Air kembali
hadir di bumi Indonesia. Dengan jumlah entry
lomba yang semakin banyak dan tak kalah unik, Gunpla Builder World Cup Indonesia nampak semakin meriah dari tahun
ke tahun.
Salah satu peserta yang
menampilkan entry dengan konsep dan
tema unik dan sukses mencuri perhatian pengunjung ialah Adrian (26), seorang seniman gunpla asal Ambarawa dengan entry nya yang berjudul “Devata”.
Apabila dari tahun ke tahun
banyak gunpla dalam GBWC Indonesia yang
memiliki konsep mechanical, full custom atau mengangkat tema serta
diorama berkesan robotik atau militer, lain halnya dengan Adrian. Ia memutuskan
untuk mengangkat tema dan konsep budaya Indonesia, yang masih sangat jarang
dipakai dalam GBWC Indonesia selama ini.
Adrian menjelaskan, bahwa ide
awal dari karyanya ini ia dapatkan dari Gundam
Wing Fenice, yang digambarkan sebagai salah satu Gundam representasi dari
negara Italia dalam serial animasi Gundam
Build Fighters pada awal tahun 2015, yang kemudian design serta konsepnya ia adaptasi dari Garuda Wisnu Kencana.
“Saya ingin ketika ada orang yang
melihat gunpla yang saya buat ini
langsung teringat akan Bali dan Indonesia” tutur Adrian saat ditemui di Mall
Kota Kasablanka (8/10).
GBWC merupakan perlombaan seni gunpla tingkat internasional dimana para
peserta memamerkan hasil karya untuk diperlombakan, yang kemudian akan
ditentukan pemenangnya sesuai dengan kriteria keunikan model, konsep, dan design yang dicerminkan dalam setiap
karya para peserta.
Pemenang dari GBWC Indonesia 2016
kemudian akan diundang ke Jepang dan diadukan hasil karyanya dengan karya
pemenang dari negara-negara lain, dimana yang terbaik kemudian akan dinobatkan
sebagai juara dunia Gunpla Builder World
Cup 2016.
Komentar
Posting Komentar